Toto Sudarto Bachtiar
Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah kepadaku, pada bulan merah jambu
Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa
Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil
Pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok
Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan
Gembira dari kemayaan riang
Duniamu yang lebih tinggi dari menara katedral
Melintas-lintas diatas air kotor, tapi yang begitu kau hafal
Jiwa begitu murni, terlalu murni
Untuk bisa membagi dukaku
Kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil
Bulan diatas sana, tak ada yang punya
Dan kotaku, ah, kotaku
Hidupnya tak punya tanda
Setelah ditulis ulang....
GADIS PEMINTA-CINTA
Toto Boto Mbahtiyar
Setiap kita bertemu, gadis kecil berpantat kecil
Senyummu terlalu kental untuk menjerat mangsa
Mbegagah kepadaku, pada bulan tanggal tua (Bokek)
Tapi kotangmu jadi hilang, tanpa software (Perangkat lunak)
Ingin aku ikut, gadis kecil berpantat kecil
Pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok (BENCHOONK)
Hidup dari kehidupan angan-angan yang tabu
Gembira dari kemaksiatan riang
Pikiranmu yang lebih miring dari menara pisa
Melintas-lintas diatas air jorok, tapi yang begitu kau sedot
Jiwa begitu murni, terlalu polos
Untuk bisa membagi uangku
Kalau kau mati, gadis kecil berpantat kecil
Bulan diatas sana, kan datang melayat
Dan kotangmu, ah, kotangmu
Hidupnya tak punya software
NI ADA BAYI GILA

Setelah tumbuh besar dia jadi....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar